Pasang Iklan!Pasang Iklan Murah Diblog ini sambil berinfak

Windows Cannot be Installed to This Disk The Selected Disk is of the GPT Partition Style, Solusinya ?

Awal mula nya ada salah satu murid saya tiba-tiba chat malem-malem nih katanya nemu masalah pas mau install leptop kawannya, yaitu “Windows Cannot be Installed to This Disk The Selected Disk is of the GPT Partition Style”. Yah jadinya saya buat aja sekalian solusinya di blog, wkwk. Jadi gini, format Disk itu ada dua jenis yaitu MBR dan GPT.

MBR merupakan singkatan dari Master Boot Record. MBR adalah tipe yang spesial dari boot sector ketika hardisk komputer pertama kali kamu partisi. MBR-lah yang memegang informasi mengenai logical partition, yang juga berisi file system, dan yang mengatur system tersebut. Konsep MBR ini sudah ada sejak 1983.

Sedangkan GPT merupakan bagian dari EFI system, yang mana GPT ini mendefinisikan standar layout tabel partisi pada hardisk yang menggunakan Global Unique Identifier. Karena banyaknya keterbatasan yang dimiliki oleh MBR, banyak perangkat komputer modern yang mulai beralih ke GPT.

Windows8.1-Error-GPT

GPT disk hadir dimaksudkan untuk menggantikan peran MBR yang masih memiliki beberapa kekurangan. Pada MBR, hardisk memiliki batasan limit yang bisa dibilang sangat kecil untuk saat ini, yaitu hanya 2,2TB saja. Kita semua tau kalau saata ini kebutuhan penyimpanan data sangat besar dan akan terus meningkat, selain itu sudah banyak produsen hardisk yang menawarkan space lebih dari 2 TB. Tapi percuma saja kalau kita membeli hardisk dengan space lebih dari 2 TB tetapi masih menggunakan MBR. Selain kapasitas, pembagian partisi pada MBR hanya membolehkan 4 tipe primary saja.

GPT disk mendukung penyimpanan hingga 9,4 ZB dengan dukungan partisi primary yang bisa mencapai 128 partisi.

Berikut Perbedaan MBR Disk dengan GPT Disk

  1. MBR hanya men-support 4 partisi primary, GPT jauh lebih banyak yaitu bisa sampai 128 partisi primary.
  2. Kapasitas penyimpanan MBR sangat terbatas, yaitu 2 TB saja. Sedangkan GPT bisa sampai 9,4 ZB.
  3. Pada partisi MBR, jika kita ingin menggunakan lebih dari 4 partisi, kita harus mengorbankan satu partisi primari untuk dijadikan extended, baru kemudian bisa membuat banyak partisi logical. Untuk di GPT, kita tidak perlu melakukan hal seperti itu.
  4. Pada MBR hanya sektor pertama saja yang menyimpan informasi mengenai partisi dan sistem operasi.Tetapi di GPT, informasi tersebut dibackup lebih dari satu kali, sehingga meminimalisir akibat jika sektor pertama rusak.
  5. MBR dapat digunakan oleh semua OS. Hanya sistem operasi windows XP 64bit dan windows yang kompatibel saja yang dapat menjalankan GPT.
  6. Untuk dukungan booting 32-bit di GPT, hanya dimiliki oleh windows 8. Sedangkan sistem operasi lain seperti Windows 7, Vista, tidak memiliki dukungan booting 32-bit dari GPT.

Solusi Windows Cannot be Installed to This Disk The Selected Disk is of the GPT Partition Style

  1. Pakai CMD (Data hilang  semua)
  2. Pakai Rufus (Disarankan pakai ini, data aman)

Langkah-langkah Solusi 1 :

  • Masukan CD booting Windows atau USB anda untuk melakukan instalasi.
  • Ikuti langkah-langkah pada CD instalasai.
  • Setelah sampai pada antar muka untuk instal, (ada pada gambar utama artikel ini).
  • Tekan Shift + F10, maka akan terbuka jendela Command Prompt.
  • Ketikan perintah “Diskpart” kemudian tekan Enter untuk memulai operasi ini.
  • Ketikan perintah “list disk” kemudian enter. Perintah ini untuk melihat partisi hardisk yang aktif. Biasanya partisi untuk Windows ada pada disk 0.
  • Ketikan perintah lagi “select disk 0” kemudian enter. Perintah ini untuk memilih partisi yang akan di instal Windows.
  • Ketikan Perintah “clean” lalu tekan enter untuk membersihkan partisi hardisk.
  • Ketikan perintah “convert to mbr” lalu tekan enter. Perintah ini untuk mengkonversi hardisk dari mode GPT ke mode MBR.
  • (Optional) Sekarang buat partisi baru dengan mengetikan perintah “create partition primary size = xxx” (anda bisa mengganti huruf xxx dengan angka yang anda inginkan, angka tersebut dalam ukuran Mega Byte atau MB). Atau anda bisa melewatinya jika ingin membuat partisi dalam tampilan visual instal Windows nanti.
  • (Optional) Ketikan lagi perintah “format fs = ntfs quickly” (perintah untuk melakukan format dalam mode cepat). anda bisa mengabaikan perintah ini.
  • Ketikan perintah “exit” untuk mengakhiri operasi pada diskpart.
  • Ketikan lagi perintah “exit” untuk keluar dari Command Promt.
  • Langkah terakhir, restart komputer anda untuk memulai instalasi Windows.

Langkah-langkah Solusi 2 :

rufus

  1. Download dan Jalankan Software Rufus, download disini
  2. Device : Pilih flashdisk yang akan digunakan sebagai bootable Windows
  3. Partition  Scheme and Target System Type : Pilih GPT Scheme for UEFI
  4. File System : Default saja (Bila tidak terdeteksi bisa ganti menggunakan NTFS)
  5. Cluster Size : Default saja
  6. Klik Gambar Disk sebelah ISO Image : Pilih OS Windows.ISO
  7. Untuk setting selainnya mengikuti gambar saja
  8. Klik Start dan proses mounting ke USB akan dimulai (Warning: Seluruh data dalam flashdisk akan terhapus / terformat)
  9. Setelah proses selesai silahkan restart pc/laptop, kemudian masuk bios dan setting boot from USB drive
  10. Install Windows seperti biasanya

Sekian untuk artikel saya kali ini, semoga bermanfaat.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 dikode.in